Pelatihan kerajinan tangan untuk tingkatkan SDM masyarakat desa kampung hilir

Foto bersama peserta dan pak Camat Tambelan Akhyarudin, S.Pd  foto-Cak

DKH- Salah satu Upaya Pemerintahan Desa Hilir / Desa Kampung Hilir untuk berusaha meningkatkan SDM dan kesejahteraan masyarakat desa kampung hilir dengan mengadakan pelatihan kerajinan tangan yang dihasilkan berasal dari daun pandan berduri dan bambu yang di buka langsung oleh Camat Tambelan Bpk. Akhyarudin, S. Pd. Selasa 7/11 di balai pertemuan desa kampung hilir yang akan berlangsung selama 7 hari. yang di ikuti oleh 24 peserta termasuk narasumber dari semua RT yang ada di desa kampung hilir.

Foto Daun pandan berduri

Daun pandan berduri adalah jenis pandan yang yang bisa untuk di jadikan bahan dasar kerajinan tangan yang  bisa bertahan hingga bertahun-tahun, Aneka kerajinan tangan dari daun pandan berduri ini bisa bermacam – macam, antara lain tas, dompet hp, tikar, topi dsb. Yang menarik dari daun pandan berduri ini adalah bisa diwarnai hingga bermacam-macam warna melalui proses pewarnaan.

Menurut camat tambelan AKHYARUDDIN, S. Pd,  dalam sambutannya pelatihan kerajinan tangan ini bertujuan agar masyarakat mempunyai keterampilan, sehingga dapat mandiri di kemudian hari. Akhyarudin mengatakan, mayoritas masyarakat Tambelan khususnya di desa kampung hilir bekerja sebagai nelayan tradisional. “Akibatnya penghasilan mereka tidak tetap,” tutur Akhyarudin.

Desa Kampung Hilir  terdiri dari 7 RT. Untuk pelatihan kerajinan tangan topi, bakul, tikar dll ini setiap RT mengirim tiga orang wakilnya untuk mengikuti pelatihan. “Bahan untuk membuat kerajinan tangan tersebut dibuat dari daun pandan berduri, yang diperoleh dari desa kampung hilir,” kata Ketua TPK M. Nordin Dengan adanya pelatihan ini, lanjut dia, kaum ibu di desa kampung hilir pun memiliki kegiatan. “Sebelum pelatihan, kegiatan sebagian dari mereka berkumpul dengan tetangga dan melakukan kegiatan yang tidak produktif,” jelas Nordin.

Awalnya, lanjut Nordin sikap dan sambutan warga memang bervariasi. Ada yang menyambut dengan semangat dan antusias, ada juga yang menganggapnya hanya sebagai perogram biasa. Namun, setelah diberikan pemahaman dan penjelasan tentang pentingnya sebuah ketrampilan dalam keberlangsungan hidup, warga langsung memberikan apresiasi positif.

Foto Target pelatihan kerajinan tangan

Setelah memiliki keterampilan ini, diharapkan kaum ibu dapat membantu ekonomi keluarga. Namun, ada satu kendala dari Pemdes Kampung Hilir . “Yaitu, memasarkan produk-produk pelatihan,” ujar Nordin. Ia berharap pemerintah kabupaten maupun pusat dapat bekerjasama dan membantu dalam memasarkan hasil pelatihan kerajinan tangan tersebut dan produk-produk daerah.

semoga kegiatan tersebut bermanfaat bagi masyarakat kampung hilir dan suxes selalu untuk desa kampung hilir amin. (Cak)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan