Panglima Yang Terabaikan

DKH – Jalan adalah salah satu sarana penghubung transportasi masyarakat yang sangat di butuhkan untuk memperlancar aktifitas sehari-hari. Akan tetapi kegiatan/aktifitas masyarakat akan terhambat dan tersita waktunya ketika jalan tersebut rusak parah. Desa Kampung Hilir Misalnya, ada salah satu jalan desa yang terletak di Rt 06 Rw 03 Dusun II (JALAN PANGLIMA LIDAH BELANG)  yang sangat rusak parah dan sangat memerlukan perbaikan total.

Sementara jalan itu merupakan satu-satunya jalan alternatif penghubung masyarakat mulai dari pemukiman warga, Ladang, Sawah, Perkebunan Warga, Kantor Desa, Bahkan Sekolah Dasar (SD), Taman Pendidikan Quran(TPQ), Tempat Ibadah alternatifnya menggunakan jalan tersebut dan sejak dibangun sampai sekarang belum tersentuh pemerintah.

S‎ehingga, masyarakat dan pengguna jalan sangat mengharapkan adanya perbaikan jalan sampai dengan hotmix/ Pengaspalan, karena jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan alternatif dan penghubung yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa kampung hilir.

‎Selain itu, akibat jalan tersebut, jika musim kemarau debu berterbangan sehingga dapat mengganggu, kemudian masyarakat khawatir debu tersebut dapat mengganggu saluran pernapasan baik pengguna jalan maupun warga sekitar dan khususnya anak-anak. Terlebih ketika musim hujan jalan sangat memprihatinkan karna kondisi jalan menjadi lumpur dan sangat licin. dan “setiap melewati jalan tersebut harus hati-hati jika tidak ingin terjadi kecelakaan”. Ujar Bang Tay pengguna Jalan dan Warga sekitar jalan tersebut.

“Kami sangat mengharapkan jalan ini bisa diperbaiki dan jalan alternatif agar bisa dihotmix/ di Cor dan diaspal,” ujar Sekretaris desa (Sekdes) Kampung Hilir, Amrisan Ferianto sekitar satu Bulan Yang Lalu di forum rapat penyusunan RKP Desa Kampung Hilir tahun anggaran 2018.

Ferianto menjelaskan, selama ini terlah berupaya semaksimal mungkin dengan mengirimkan profosal ke Pemerintah, namun hingga sampai saat ini jalan tersebut tak kunjung diperbaiki sesuai harapan masyarakat.

“Sudah sering saya mengajukan profosal, pada saat musrenbang Kecamatan dan Musdes tiap tahun saya usulkan, tetapi sampai saat ini belum juga terealisasi,” jelasnya.

Bukan hanya itu, dirinya juga telah menyampaikan langsung kepada orang nomor 1 di Kabupaten Bintan agar jalan yang menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan dapat dihotmix untuk memperlancar transportasi. Namun kata dia, hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaki.‎

Meskipun demikian masyarakat Desa Hilir dan anak-anak sekolah yang rutinitasnya melewati jalan tersebut tetap harus menjalankan aktivitasnya walau dengan sedikit bersusah payah. Warga yang tinggal di jalan Panglima Lidah Belang juga sangat menyayangkan dengan hal tersebut dan sering mengeluh karena kondisi jalan yang tiap hari mereka gunakan sangat memprihatinkan. Tidak hanya warga setempat, masyarakat lain yang sering lewat di jalan tersebut juga merasa kesal dibuatnya.Bahkan tak jarang warga setempat bergotong royong memeperbaiki jalan jika sudah terlau parah kondisinya.

Beberapa dari narasumber yang kami tanyakan juga membenarkan hal tersebut, Sahrianti (40) yang dulu menyekolahkan anaknya di SD yang berada di Jalan tersebut mengatakan “ dari anak saya SD dan sekarang sudah mau tamat SMA tapi jalan itu belum ada perbaikan sama sekali, apalagi sekarang rusaknya kian bertambah parah. “

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan